Saturday, August 14, 2010

20 taHuN JaNTunG KU bErDeGup



Apis,

Saya bukan orang sastera,

Yang mampu untuk menguntai bait-bait kata,

Untuk menyentuh hati si pembaca,

namun,

Saya punya rasa,

Tulus ikhlas dari hati,

untuk diterjemahkan ke dalam puisi ini,

20 tahun umurmu berlalu,

Syukur kepada si ibu…

Yang telah bertarung nyawa melahirkan dirimu,

Pernah berterima kasih kepadanya?

Pernah mengucup tangan dan dahinya?

Sebagai tanda sayang dan kasih seorang anak..

20 tahun umurmu berlalu,

Terima kasih kepada si ayah...

Yang berpenat lelah,

Mencari rezeki,

Yang membanting tulang,

Demi keselasaan anak-anak...

Pernah terfikir tak, samada diri ini sudah atau belum melaksanakan hak,

Hak ibu dan ayah....


* puisi ini merupakan hadiah hari lahirku

terima kasih buat si pengarang ",